Showing posts with label Menteri. Show all posts
Showing posts with label Menteri. Show all posts

Sunday, October 16, 2011

Juru Bicara: Presiden Hanya Panggil Calon Wakil Menteri

BOGOR - Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan bahwa hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk sementara hanya memanggil Calon Wakil Menteri.

"Hari ini sementara rencananya pemanggilan calon wakil menteri saja," ucapnya dalam keterangan yang diterima wartawan, Sabtu (15/10/2011)

Sebelumnya, sejumlah tokoh mulai berdatangan ke kediaman Presiden SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Beberapa pejabat seperti Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisna Murti, serta Sekretaris Kementerian BUMN Mahmudin Yasin, satu per satu mulai berdatangan. Wakil Presiden Boediono juga berada di dalam mengikuti pertemuan bersama para calon Wakil Menteri tersebut.
(abe)

View the original article here

Hari Ini Tak Ada Agenda Pemanggilan Calon Menteri

BOGOR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), masih sibuk mempersiapkan susunan kabinet baru. Sehingga, jadwal pemanggilan calon menteri baru belum akan dilakukan.

Juru Bicara Presiden Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha mengatakan, untuk hari ini, belum ada agenda khusus pemanggilan calon menteri baru. "Presiden belum berencana melakukan pemanggilan calon menteri, setidaknya hingga siang ini," ucapnya dalam milis yang diterima wartawan, Sabtu (15/10/2011)

Namun, Julian menegaskan, hingga kini, Presiden SBY masih melakukan perumusan formasi kabinet baru di kediamannya, di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. "Tetap bekerja, Presiden masih terus merumuskan formasi susunan kabinet," jelasnya.

Hari ini memang berbeda dari sebelumnya, tidak terlihat kesibukan para staf presiden dan petugas untuk menyambut calon menteri dan wakil menteri yang akan dipanggil SBY.

Bahkan, petugas jaga gerbang Puri Cikeas, melarang wartawan masuk ke kompleks Puri Cikeas. "Silahkan tunggu di sana dulu ya, nanti kita panggil," ucapnya kepada okezone, Sabtu (15/10/2011)

Informasi yang diperoleh, Presiden SBY dikabarkan akan kembali memanggil sejumlah calon wakil menteri baru, siang ini sekira pukul 12.00 WIB,

Pantauan okezone, kompleks Puri Cikeas masih terlihat sepi, hanya ada beberapa petugas kepolisian dan TNI yang rutin berjaga-jaga di depan pintu masuk kediaman orang nomor satu di Indonesia ini.

(amr)


View the original article here

Empat Menteri Bertanggungjawab Atas Persoalan TKI

SURABAYA - Mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Khofifah Indar Parawansa, mengkritisi kinerja pemerintah dalam penyelesaian persoalan TKI di luar negeri yang tidak pernah beres.

Pemerintah dinilai tidak serius menangani masalah TKI yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemeritah. Dalam hal ini, ia menyebut ada empat menteri yang harus bertanggungjawab atas karut marutnya persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Mereka adalah, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri serta Menteri Kesehatan.

"Ini menandakan, pemerintah belum serius mengurusi persoalan TKI. Buktinya, banyak TKI yang terbelit permasalahan hukum," kata Khofifah kepada Wartawan usai peresmian Kantor Cabang Muslimat NU di Jalan Juanda, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (15/10/2011).

Ketua Umum Muslimat NU ini menjelaskan, untuk Menteri Dalam Negeri terkait dengan lemahnya database para TKI. Sedangkan Menteri Luar Negeri terkait rendahnya hubungan diplomatik dengan negara penempatan.

Imbasnya, tingkat perlindungan TKI sangat lemah. Sedangkan Menakertrans yang merupakan leading sektor tidak  memberikan pendampingan ketika sang pahlawan devisa ini terbelit masalah hukum di luar negeri. Termasuk juga dengan Menkes yang berkaitan dengan medical Chek-up para TKI yang tidak serius. 

"Akibatnya, banyak TKI di luar negeri yang terpaksa dipulangkan terbentur masalah kesehatan. Padahal mereka sudah mengantongi medical check-up saat berangkat. Artinya, medical check-up yang dilakukan itu hanya formalitas," tegasnya.

(amr)


View the original article here

Saturday, October 15, 2011

Usai Reshuffle Semoga Tak Ada Lagi Menteri Berseteru

JAKARTA - Anggota Kabinet Indonesia Bersatu II diharapkan lebih solid dan menghindari pertengkaran terbuka di depan publik, usai dirombak oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Perselisihan antara Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad serta dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat karena perbedaan kebijakan tidak boleh terjadi lagi.
“Presiden harus panggil itu menteri di ruangan tertutup. Tanya apa maunya si Mari Elka,” kata Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan Tjipta Lesmana dalam diskusi Sindo Radio di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (15/10/2011).
Perselisihan antara Mari dengan Fadel terkait dengan kebijakan impor garam yang tak disetujui Fadel. Adapun dengan MS Hidayat, Mari Elka berbeda pendapat soal ekspor rotan. “Jika dibiarkan, kabinet ini kesannya tidak solid,” kata Tjipta.
Oleh karena itu, dia mengusulkan agar Presiden Yudhoyono meniru mantan Presiden Soeharto yang pernah menegur Siswono Yudho Husodo karena menyebut ada menteri yang komunikasi politiknya jelek.
Sekretaris Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Hinca Panjaitan setuju dengan Tjipta. “Dalam hal ini saya setuju dengan Pak Tjipa, kurang pas bila ada menteri yang berbeda pendapat di depan publik. Saya sepakat menteri yang bersangkutan harus dipanggil. Hal yang sangat prinsip tadi, akan menjadi catatan besar ke depan,” ujar Hinca.

(ful)


View the original article here

Cikeas Lengang Tak Ada Tanda-tanda Pemanggilan Calon Menteri

BOGOR – Kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, hari ini, tampak sepi.

Berbeda dari hari-hari sebelumnya, tidak terlihat kesibukan para staf presiden dan petugas yang menyambut calon menteri dan wakil menteri yang dipanggil SBY.

Bahkan, petugas jaga gerbang Puri Cikeas, melarang wartawan masuk ke kompleks Puri Cikeas. "Silahkan tunggu di sana dulu ya, nanti kita panggil," ucapnya kepada okezone, Sabtu (15/10/2011)

Informasi yang diperoleh okezone, Presiden SBY dikabarkan akan kembali memanggil sejumlah calon wakil menteri baru, siang ini sekira pukul 12.00 WIB,

Pantauan di lapangan, kompleks Puri Cikeas tampak lengang, hanya ada beberapa petugas kepolisian dan TNI yang rutin berjaga-jaga di depan pintu masuk kediaman orang nomor satu di Indonesia ini.

Sebelumnya, selama dua hari kemarin, Komplek Puri Cikeas, Bogor disibukkan dengan pertemuan Presiden SBY dengan sejumlah pimpinan partai politik peserta koalisi. Tidak hanya itu, SBY juga memanggil sejumlah nama baru calon wakil menteri.

(amr)


View the original article here