PASURUAN - Seorang ibu yang sedang menggendong anaknya tertabrak Kereta Api Logawa di perlintasan tanpa palang pintu Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur, pagi tadi. Keduanya tewas di lokasi kejadian.
Korban bernama Rahma (27) dan anaknya Reno yang baru berusia 1,5 tahun. Diduga korban tertabrak kereta karena lalai.
Dari keterangan saksi mata, saat itu korban hendak pulang dari berjualan nasi. Setibanya di perlintasan KA tanpa palang pintu korban berusaha menyeberang, namun nahas pada saat bersamaan dari arah timur melintas Kereta Api Logawa jurusan Purwokerto-Jember.
“Rahma langsung tertabrak dan terseret kereta api sejauh 15 meter dan anaknya juga terseret,” ujar Abdurrahman, saksi mata di Pasuruan, Sabtu (15/10/2011).
Jenazah selanjutnya langsung dibawa ke RS Soedarsono. Suami korban, Eko Purwanto (29) seolah tak percaya dengan musibah yang menimpa istri dan anaknya. Buruh bangunan itu menangis histeris setelah melihat jenazah anak dan istrinya.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kecelakaan terjadi akibat korban tidak mendengar suara klakson kereta api. Warga di sekitar lokasi kecelakaan berharap pihak PT KAI segera membangun palang pintu di perlintasan kereta api. Pasalnya sudah sering terjadi kecelakaan serupa.
(Jaka Samudra/RCTI/ful)
0 comments:
Post a Comment