Showing posts with label Tewas. Show all posts
Showing posts with label Tewas. Show all posts

Sunday, October 16, 2011

Atlet Gantole Tabrak Pohon, Satu Tewas & Satu Luka

BOGOR - Seorang atlet gantole meninggal dunia saat mengikuti Kejurnas Gantole di Lapangan Udara Atang Sandjaya, Sempla, Bogor, Jawa Barat.
Korban tewas bernama Iwan Sinulingga asal kontingen Sumatera Utara. Sedangkan korban luka saat ini masih di rawat di RS Atang Sandaja.
Menurut Humas Lanud Atang Sandjaya, Mayor Lubis, kecelakaan terjadi saat atlet kontingen Sumatera melakukan kategori tandem. Namun saat menuju Lanud Atang Sandjaya keduanya menabrak pohon. “Lokasinya masih di area Lanud Atang Sandjaya," kata Lubis, Sabtu (15/10/2011).
Lubis menjelaskan, jenazah saat ini berada di kamar jenazah RS Atang Sandjaya, sedangkan korban luka masih mendapat perawatan.
Sementara itu, Kejurnas Gantole yang dilaksanakan di Lanud Atang Sandjaya tetap berjalan. Kejuaran tersebut diikuti 56 peserta dari seluruh Indonesia dan dibagai dalam dua katogeri. Katogeri kelas A diikuti  21 peserta dan kategori kelas B diikuti  35 peserta. 

(Endang Gunawan/Global/ful)


View the original article here

Pick Up Terbalik di Tol, 2 Tewas & 1 Luka Berat

SURABAYA - Diduga kelebihan muatan, mobil pick-up pengangkut ikan pada Sabtu siang terbalik di jalan Tol Surabaya-Gempol KM 22/800 Waru arah Sidoarjo. Dalam kecelakaan tunggal ini dua orang tewas sementara satu lainnya luka berat.
Kecelakaan terjadi bermula ketika mobil pick-up yang dikemudikan Alwi (32), warga Krajan Kraton, Pasuruan, mendadak mengalami pecah ban di lokasi kejadian. Diduga hal ini akibat terlalu banyak muatan dan kecepatan tinggi.
Akibatnya kendaraan tidak terkendali, terguling, dan menabrak sebatang pohon yang berada di tepi jalan tol. “Ban mobil meletus lalu mobil terguling,” ujar petugas PJR Tol Jatim 2 Iptu Sigit, Sabtu (15/10/2011).
Pengemudi langsung meninggal dunia di tempat kejadian, sementara 1 penumpang bernama Holilin (44), warga Desa Semare Kraton-Pasuruan meninggal dunia di rumah sakit akibat luka parah pada bagian kepala dan perut.
Sedangkan satu penumpang lainnya, Rukhiani (31) warga Desa Semare Kraton-Pasuruan mengalami luka parah di bagian perut dan kaki. Dia kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Sidoarjo.
Selain mengakibatkan korban meninggal dan luka, kecelakaan juga sempat membuat arus lalu lintas di jalan Tol Surabaya-Gempol dari arah Waru menuju Sidoarjo mengalami kemacetan panjang.
Saat ini jenazah dua korban meninggal dunia akibat kecelakaan disimpan di kamar jenasah RSUD Sidoarjo.

(Pramono Putra/SUN TV/ful)


View the original article here

Saturday, October 15, 2011

Ibu & Balita Tewas Tertabrak KA Logawa

PASURUAN - Seorang ibu yang sedang menggendong anaknya tertabrak Kereta Api Logawa di perlintasan tanpa palang pintu Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur, pagi tadi. Keduanya tewas di lokasi kejadian.
Korban bernama Rahma (27) dan anaknya Reno yang baru berusia 1,5 tahun. Diduga korban tertabrak kereta karena lalai.
Dari keterangan saksi mata, saat itu korban hendak pulang dari berjualan nasi. Setibanya di perlintasan KA tanpa palang pintu korban berusaha menyeberang, namun nahas pada saat bersamaan dari arah timur melintas Kereta Api Logawa jurusan Purwokerto-Jember.
“Rahma langsung tertabrak dan terseret kereta api sejauh 15 meter dan anaknya juga terseret,” ujar Abdurrahman, saksi mata di Pasuruan, Sabtu (15/10/2011).
Jenazah selanjutnya langsung dibawa ke RS Soedarsono. Suami korban, Eko Purwanto (29) seolah tak percaya dengan musibah yang menimpa istri dan anaknya. Buruh bangunan itu menangis histeris setelah melihat jenazah anak dan istrinya.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kecelakaan terjadi akibat korban tidak mendengar suara klakson kereta api. Warga di sekitar lokasi kecelakaan berharap pihak PT KAI segera membangun palang pintu di perlintasan kereta api. Pasalnya sudah sering terjadi kecelakaan serupa.

(Jaka Samudra/RCTI/ful)


View the original article here

Pedagang Kelontong Tewas Bersimbah Darah di Warung

TANGERANG - Pembunuhan sadis kembali terjadi di Kota Tangerang, Banten. Kali ini yang menjadi korbannya adalah Nurhalim (37), pemilik toko kelontong, di Gang Sasak, RT 05/03, Poris Plawad Indah, Cipondoh.
Korban ditemukan tewas di dalam tokonya, dengan kondisi mengenaskan. Pada leher, dagu dan pipinya, terdapat luka akibat sabetan benda tajam. Hingga kini, belum diketahui secara pasti modus pembunuhan itu.
Pembunuhan sadis ini, pertama diketahui oleh Mahfuli, salah seorang warga yang hendak berbelanja di toko milik korban. Karena saat berbelanja, korban tidak kunjung keluar. Mahfuli pun melihat ke dalam toko.
Betapa kagetnya dia, saat mengetahui korban sudah tewas bersimbah darah, di dalam warungnya. "Lalu saya langsung melapor kepada Polisi dan warga sekitar, telah terjadi pembunuhan," ujarnya kepada okezone, Sabtu (15/10/2011).
Setibanya di lokasi kejadian, petugas dari Polres Metro Tangerang Kota langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil oleh TKP itu, petugas tidak menemukan satu barang milik korban yang hilang.
"Kesimpulan sementara, motif pembunuhan diduga karena dendam. Sebab, tidak ada barang milik korban yang hilang," terang Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Rahmat.
Selanjutnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang untuk menjalani proses autopsi.

(ful)


View the original article here